JAWA POS RADAR KUDUS Selasa 8 Maret 2010

March 12, 2011

MWC NU BAE TINGKATKAN PERAN DAN FUNGSINYA

BAE – MWC (Majelis Wakil Cabang) Nahdlatul Ulama Kecamatan Bae Ingin Meningkatkan peran dan fungsinya dalam melaksanakan tugas dan misinya sebagai Jam’iyyah Diniyyah. Wacana tersebut dimunculkan dalam musyawarah kerja MWC NU Bae, Minggu (6/7) kemarin di Aula Balai Desa Bae.

“Untuk melestarikan dan mengembangkan jam’iyyah perlu secara terus menerus ditata, dijaga tersusunnya kepengurusan organisasi NU dalam AD/ART. Karenanya rekruitmen kader-kader NU yang akan ditugasi sebagai pengurus di jam’iyyah  NU di semua jenjang harus diawali dengan pengamatan tokoh senior/ para kiai, seperti telah diikutinya pelatihan-pelatihan (formal-informal) atau lewat pengabdian pada masyarakat,” Kata Syahroni ketua MWC NU Bae 2011 – 2016.

Menurutnya koordinasi antar pengurus harian merupakan suatu yang amat penting. Hebatnya kualitas yang dipasang sebagai pengurus tanpa adanya koordinasi secara intensif sulit akan terwujud adanya suatu nahdloh atau gerakan pad suatu organisasi.

“Maka itu perlu dilaksanakan rapat koordinasi. Sedangkan bentuk atau formatnya bisa dikemas oleh pengurus pada acara raker, rakor, lailatul ijtima’ jamiyyah manaqib, pengajian dan sebagainya. Yang penting terjadi komunikasi dengn semua pengurus dan anggota secara rutin dan terus menerus,” jelasnya.

Dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pelantikan MWC (Majelis Musyawarah Cabang) Nahdlatul Ulama Kecamatan Bae Syahroni menambahkan, tidak kalah pentingnya koordinasi dengan pengelola/penyelenggara lembaga keaagamaan seperti madrasah, panti asuhan, masjid, langgar dan pengurus jam’iyyah yang ada di lingkungannya. Karena kesemuanya adalah aset NU yang sangat mahal harganya (ici/rus). Retyped by: Lajnah Ta’lif Wan Nasr H. Mutadi, S. Pd., M. Ed. 

POSTED BY: [mwcbaekudus] [baekudus]


PELANTIKAN MWC NU KUDUS

March 8, 2011

(Foto: Tengah Aris Junaedi, Kanan Sya’roni Suyanto)

Minggu, 6 Maret 2011/01 Rabiul Akhir 1432 H. Satu babak baru kepengurusan MWC NU Bae Kudus telah lahir dan resmi dilantik oleh Ketua Tanfidziyah NU Cabang Kudus Bapak KH. Chusnan Ms. Pelantikan berlangsung secara lancar di Aula Balai Desa Bae Kecamatan Bae kabupaten Kudus. Hadir dalam pelantikan tersebut, di antaranya Camat Bae, Muspika, dan Kepala Desa.

Acara dalam pelantikan tersebut antara lain: Checking peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia raya, Tilawatul Qur’an dan sholawat, Tahlil, Pelantikan MWC Bae dilanjutkan sambutan PC NU Kudus. Sambutan-sambutan lainnya di antaranya: Ketua MWC sdr. Sya’roni Suyanto (foto paling kanan), Sambutan Camat Bae.  Dan ditutup dengan tausiyah KH. Sya’roni Ahmadi Mustasyar PBNU (dari Kudus – red).

“Rasulullah dalam menerapkan kaidah berperang tidak boleh merusak tanam-tanaman, wanita, anak kecil dan musuh yang menyerah”, Kata yi Sya’roni panggilan akrab beliau. “Jadi, kalau ada orang NU yang mengikuti sunnah Rasulullah kok masih MERUSAK hendaklah segera kembali ke sunnah tersebut. Islam adalah agama yang menebarkan kasih sayang. Memberikan pencerahan pada saudara-saudara kita yang tersesat lebih baik dari pada menyerang atau merusaknya. Ajaklah orang lain bil hikmah wal mauidhoh khasanah dengan tanpa menimbulkan rasa takut dan menyakitkan hatinya.

“NU memiliki platform yang mendukung jalanya negara. NU tidak pernah memerintahkan untuk melawan negara dan merusak. Platform NU adalah mengamankan kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).” tegas Mustasyar PBNU dari Kudus tersebut (posted by: Lajnah Ta’lif Wan Nasr H Mutadi, S. Pd., M. Ed.)